Friday, January 02, 2009

Tips Membeli Ponsel Bekas

Handphone sekarang bukanlah lagi barang mewah seperti 4 tahun yang lalu.karena dengan sedikit uang saja kita sudah dapat memiliki sebuah hanphone bahkan kita bisa mendapatkan handphone dengan kualitas yang bagus.kita sering menyebutnya handphone second atau handphone bekas.banyak orang lebih suka berburu handphone bekas daripada merogoh kocek lebih dalam untuk membeli handphone baru.alasannya handphone bekas lebih murah dan terkadang handphone bekas masih terlihat seperti baru.tapi jangan mentang mentang hadphone tersebut murah,kita bisa membli sembarang saja.ada beberapa hal yang perlu kita ketahui sebelum memutuskan untuk membeli handphone bekas/second

1.Coba untuk menelepon
sebelum membeli coba untuk menelepon menggunakan handphone tersebut.bisa telpon ke kerabat atau teman.kemudian minta tanggapan mereka tentang suara dari handphone tersebut.apakah jernih atau terputus putus,ini penting untuk meyakinkan bahwa speaker handphone itu masih dalam kondisi bagus.

2.Pastikan kekuatan baterai ponsel incaran.
Kalau baterainya ternyata dalam kondisi kurang bagus, Anda harus membeli sebuah baterai baru. Namun jika harga ponsel plus baterai baru lebih mahal dari harga ponsel yang baru, urungkan saja niat membeli ponsel tersebut. Lebih baik membeli ponsel baru yang masih bergaransi.

3.pastikan charger dan batere yang terdapat didalam handphone merupakan charger dan batere asli.

4.periksa nomor IMEI ponsel
caranya tekan *#06# pada keypad ponsel.kemudian cocokkan nomor IMEI tersebut dengan nomor IMEI yang tertera di belakang handphone.ini bertujuan untuk mengetahui apakah mainboard didalam hp telah dirubah apa tidak sebelumnya.

5.pastikan harga dipasaran
sebaiknya sebelum membeli,anda periksa dulu harga baru dari handphone yang akan anda beli.jadi anda bisa membandingkan harga bekas dan harga baru dari handphone tersebut.

6.hindari handphone black market
apa itu black market...black market adalah barang gelap,tidak resmi dan tanpa garansi..biasanya barang barang seperti ini adalah barang selundupan.kenapa kita harus menghindari handphone balck market?karena biasany handphone balck market sering terjadi jamper pada PCB nya dan apabila dimasukkan file program (flash) originalnya pada bagian software-nya sering terjadi “Contact Service” dan kerusakan lainnya serta terkadang tidak bisa dikembalikan seperti semula sehingga ponsel tersebut tidak bisa dipakai sama sekali

7.periksa fisik
periksa fisik batera baik bagian luar maupun dalam.ini akan sangat mempengaruhi harga yang ditawarkan oleh penjual.kamu bisa membuka casing HP tersebut dan pastikan kalo hp tersbut belum pernah terbanting sebelumnya.karena hp yang pernah terbanting,maka akan gampang sekali rusaknya.kemudian coba hidupkan HP.periksa keypad dan LCD nya.apakah LCD nya ada cacat.coba tekan sembarang tombol untuk memastikan tombol tombol pada keypad tidak ada masalah.

8.periksa sinyal
coba gunakan beberapa kartu sim card di hp tersebut.dan bandingkan dengan HP baru.apakah sinyal yang muncul sama?kalo sama berarti sinyal hp tersebut dalam kondisi bagus

9.Sparepart
Sebaiknya anda memilih ponsel yang memiliki jaringan servis yang banyak, hal ini mempermudah anda dalam memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi saat anda menggunakan ponsel tersebut, demikian juga dengan ketersediaan suku cadang/sparepart ataupun aksesori ponsel yang lengkap.

10.Pilihlah Counter yang Profesional
Untuk menghindari 'penipuan' dalam jual beli ponsel, sebaiknya anda memilih counter yang professional dan terpercaya. Jangan tertipu dengan penampilan bangunan counter dan kata-kata dari si penjual yang manis penuh dengan 'rayuan'. Atau mungkin, anda meminta saran atau rekomendasi dari teman yang sudah pernah mendatangi counter tertentu. Dan jika anda tak menemui ponsel yang memenuhi criteria yang sesuai dengan yang anda inginkan, lebih baik pindah ke lain ponsel atau tunda dulu pembelian ponsel pada hari itu.

demikian sedikit tips dari saya.semoga bisa bermanfaat.dan saya ucapkan selamat berburu handphone bekas...

Related Posts by Categories



No comments: